Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Akan Lanjutkan Reli, Cermati PGAS, WIKA, dan ADRO

Secara teknikal, IHSG masih berpotensi menguat meski dibayangi banyak ketidakpastian terutama terkait inflasi dan tapering Amerika Serikat.
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (29/6/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (29/6/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (1/10/2021).

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menyebutkan pergerakan IHSG ditutup menguat signifikan pada Kamis. Kenaikan ini didukung oleh penguatan saham-saham di sektor perbankan dan sektor energi

Mengutip data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup naik 2,02 persen dan parkir pada level 6.286,94 pada akhir perdagangan Kamis (30/9/2021).

"Namun investor asing mencatatkan penjualan bersih di seluruh pasar mencapai Rp 3.85 triliun," kata Dennies dikutip dari risetnya.

Dennies memprediksi IHSG kembali menguat. Dia menjelaskan secara teknikal  candlestick  membentuk long white body dan breakout resistance Upper Bollinger Band, dan menembus level tertinggi sejak Agustus 2021.

Secara teknikal, IHSG masih berpotensi menguat meski dibayangi banyak ketidakpastian terutama terkait inflasi dan tapering Amerika Serikat.

"Pergerakan masih minim sentimen akan data ekonomi dari dalam negeri," lanjutnya.

Selanjutnya, Dennies memperkirakan IHSG bergerak pada level support 6.136 dan 6.211 serta resistance 6.323 dan 6.360.

Adapun beberapa saham yang menjadi rekomendasi Dennies hari ini adalah:

PGAS Perusahaan Gas Negara Tbk (Target Price: 1,220 – 1,240)

Entry Level: 1,160 – 1,180

Stop Loss: 1,150

Mengalami koreksi namun masih bergerak dalam trend penguatan

 

WIKA Wijaya Karya Tbk (Target Price: 1,225 – 1,250)

Entry Level: 1,150 – 1,170

Stop Loss: 1,135

Mengalami koreksi namun masih bergerak dalam trend penguatan

 

ADRO Adaro Energy Tbk (Target Price: 1,900 – 1,950)

Entry Level: 1,720 – 1,760

Stop Loss:  1,700

Masih bergerak dalam trend penguatan. Uji resistance terdekat.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper