Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Data Ekonomi Lesu, Bursa AS Terkulai

Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,47 persen atau 168,62 poin ke level 22.241,97, sedangkan indeks S&P 500 melemah 0,65 persen ke 4.438,23 dan Nasdaq Composite melemah 1,38 persen ke 14.611,61.
Seorang pelaku pasar tengah memantau pergerakan harga saham di bursa New York Stock Exchange (NYSE), New York, Amerika Serikat./Bloomberg
Seorang pelaku pasar tengah memantau pergerakan harga saham di bursa New York Stock Exchange (NYSE), New York, Amerika Serikat./Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat melemah pada awal perdagangan hari ini, Senin (16/8/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,47 persen atau 168,62 poin ke level 22.241,97, sedangkan indeks S&P 500 melemah 0,65 persen ke 4.438,23 dan Nasdaq Composite melemah 1,38 persen ke 14.611,61.

Wall Street melemah dari level tertinggi sepanjang masa menyusul data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan dan penyebaran varian delta virus corona yang memicu kekhawatiran bahwa pemulihan global mulai goyah.

Indeks S&P 500 mundur pada hari Senin setelah menyelesaikan pekan ini dengan memecahkan rekor tertinggi 48 kali sejak akhir 2020.

Indeks manufaktur negara bagian New York melemah pada Agustus, sementara penjualan ritel China dan data output industri menunjukkan perlambatan aktivitas.

Sementara itu, saham Tesla Inc. tenggelam ketika AS membuka penyelidikan formal pada sistem autopilot perusahaan menyusul insiden tabrakan dengan kendaraan yang diparkir.

Investor tengah juga menunggu sinyal dari Federal Reserve. Gubernur Jerome Powell pada hari Selasa akan berbicara di balai kota sebagai pendahulu dari simposium Jackson Hole pada akhir Agustus.

Selama berbulan-bulan, pasar pendapatan tetap telah melihatnya sebagai tempat bagi The Fed untuk menetapkan waktu dan langkah pengurangan program pembelian obligasi, meskipun kenaikan kasus virus corona memperumit perhitungan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper