Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

MNC Sekuritas: IHSG Berpeluang Menguat, Cermati ICBP, ANTM, IRRA

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup turun 0,14 persen menjadi 6.088 pada akhir perdagangan Rabu (28/7/2021).
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (29/6/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (29/6/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – MNC Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan mampu menguat pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup turun 0,14 persen menjadi 6.088 pada akhir perdagangan Rabu (28/7/2021).

“Tetap perhatikan level support terdekat di 6,015, selama IHSG masih berada di atas level supportnya maka pergerakan IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C,” tulis Tim Riset MNC Sekuritas dalam riset harian, Kamis (29/7/2021).

Namun, apabila IHSG berhasil menembus resistance di 6,166, maka IHSG akan menuju ke 6,200-6,230.

Berikut sejumlah saham yang direkomendasikan oleh MNC Sekuritas untuk dicermati hari ini: 

 

*ICBP - Buy on Weakness* (8,500)

Pada perdagangan kemarin (28/7), ICBP ditutup flat di level 8,500 dan pergerakannya tertahan oleh MA60. Kami perkirakan, posisi ICBP saat ini sedang berada di akhir wave 2 dari wave (C). Hal ini berarti, koreksi ICBP akan relatif terbatas dan berpeluang berbalik menguat kembali.

Buy on Weakness: 8,300-8,500

Target Price: 8,850, 9,450

Stoploss: below 8,200

 

*ANTM - Buy on Weakness* (2,520)

ANTM ditutup terkoreksi 0,4% ke level 2,520 pada perdagangan kemarin (28/7). Posisi ANTM saat ini kami perkirakan sedang membentuk wave B dari wave (Y), hal ini berarti pergerakan ANTM akan terkoreksi terlebih dahulu dan berpeluang berbalik menguat kembali.

Buy on Weakness: 2,370-2,500

Target Price: 2,730, 3,150

Stoploss: below 2,190

 

*IRRA - Buy on Weakness* (1,950)

IRRA ditutup menguat 3,2% ke level 1,950 pada perdagangan kemarin (28/7), penguatan IRRA pun diiringi dengan munculnya tekanan beli dan masih tertahan MA20-nya. Selama IRRA tidak terkoreksi kembali ke bawah 1,810, posisi IRRA saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (B). Wave C sendiri akan terkonfirmasi bila IRRA mampu menembus resistance di 2,280.

Buy on Weakness: 1,880-1,940

Target Price: 2,390, 2,850

Stoploss: below 1,810

 

*ERAA - Sell on Strength* (655)

Pada perdagangan kemarin (28/7), ERAA ditutup menguat cukup signifikan 8,3% ke level 655 diikuti dengan tingginya volume beli. Pada tanggal 22/7 lalu kami rekomendasikan BoW dan telah mengenai targetnya, saat ini posisi ERAA diperkirakan sedang berada di akhir wave B dari wave (A). Hal ini berarti, penguatan ERAA akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi kembali, terlebih bila ERAA tidak sanggup menembus resistance 725. Adapun level koreksi ERAA berada pada 620 dan worstcase-nya di 510.

Sell on Strength: 655-680

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper