LinkAja Tetap Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

LinkAja mencatatkan peningkatan pengguna hingga 65% dari akhir 2019 menjadi lebih dari 61 juta pengguna pada akhir 2020.
Gambar: Kaleidoskop LinkAja 2020
Gambar: Kaleidoskop LinkAja 2020

Bisnis.com, JAKARTA – Ketidakpastian ekonomi akibat pandemi Covid-19 pada tahun lalu tidak menghambat LinkAja untuk terus tumbuh dan mencatatkan kinerja positif.

Sepanjang kuartal IV/2020, LinkAja mencatatkan peningkatan pengguna hingga 65% dari akhir 2019 menjadi lebih dari 61 juta pengguna pada akhir 2020. Dari jumlah tersebut 73% berada di area tier 2 dan 3.

Dalam periode tersebut juga LinkAja meraih peningkatan transaksi dan volumenya lebih dari empat kali lipat jika dibandingkan dengan kuartal IV/2019. Hal itu membuat peningkatan pendapatan pada kuartal IV/2020 hingga 250% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Layanan Syariah LinkAja yang diluncurkan pada pertengahan April 2019 juga telah mampu menarik 1,6 juta pengguna hingga akhir 2020.

Jumlah tersebut akan terus meningkat sejalan dengan komitmen dari berbagai mitra strategis, seperti Pemerintah Daerah dan institusi lainnya untuk berkolaborasi untuk perluasan ekosistem digital Syariah di seluruh Indonesia.

Sekadar catatan, berikut berbagai upaya LinkAja untuk memperluas dan memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia sepanjang 2020.

  1. Pendanaan Seri B

LinkAja secara resmi mengumumkan investasi strategis dari Grab, melengkapi investasi yang secara bersamaan dilakukan oleh Telkomsel, BRI Ventures, dan Mandiri Capital.

  1. Ekosistem Transportasi Paling Lengkap

LinkAja sukses menghadirkan kemudahan layanan ekosistem transportasi paling lengkap, mulai dari moda transportasi darat, udara, hingga laut.

  1. Layanan Syariah LinkAja

Layanan Syariah LinkAja diluncurkan pada pertengahan April 2019 sebagai uang elektronik berbasis syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia.

  1. Pinjaman Ultra Mikro
  • Bersama Telkomsel dan Bank Mandiri berkolaborasi dalam menghadirkan kemudahan penawaran dan penyaluran kredit usaha mikro bagi para reseller Telkomsel.
  • Digitalisasi pencairan pembiayaan ultra mikro PNM Mekaar melalui aplikasi LinkAja.
  • Bekerja sama dengan BRI dan Pegadaian dalam menyediakan pinjaman ultra mikro kepada pengguna LinkAja

  5. Jangkauan di Tier 2 dan 3

LinkAja menjangkau 34 Provinsi, dengan 73% Pengguna LinkAja berada di area tier 2 dan 3.

Selain itu, LinkAja juga berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kemandirian ekonomi. Tidak hanya berpartisipasi dalam upaya pemulihan ekonomi nasional, Perusahaan juga konsisten melakukan berbagai kerja sama strategis untuk menghadirkan layanan keuangan digital yang merata kepada seluruh masyarakat.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan LinkAja untuk terus menghadirkan kemudahan layanan keuangan digital bagi masyarakat Indonesia, Perusahaan optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan dan kinerja positifnya tahun ini dengan dukungan seluruh masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Media Digital
Editor : Media Digital

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

# Hot Topic

Rekomendasi Kami

Foto

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper