Wakil Direktur Utama Sucaco Bayu A. Soepono mengatakan selain pertumbuhan laba bersih, perseroan juga menargetkan perolehan pendapatan menjadi Rp2,6 trilun, atau naik 18,18% dari pendapatan akhir 2010 sebesar Rp2,2 triliun.
Pertumbuhan itu, lanjutnya, telah diperhitungkan dengan memprediksikan kenaikan harga tembaga sebagai bahan baku utama menjadi sekitar Rp9.000/MT selama tahun ini dari Rp7.000/MT pada tahun lalu.
Dengan asumsi adanya kenaikan harga bahan baku menjadi Rp9.000-an/MT, kami optimistis target bisa tercapai, selain dengan kinerja kami yang terus ditingkatkan. Untuk pendapatan kami targetkan bisa mencapai Rp70 miliaran dan pendapatan sekitar Rp2,6 triliunan, ujarnya hari ini.
Dia juga mengatakan harga tembaga memang sempat diprediksi menurun hingga Rp5.000/MT pada Oktober 2011, untuk mengantisipasi hal itu dan tetap menjaga pertumbuhan usaha, maka perseroan akan menggunakan bahan baku sesuai kebutuhan.
Mungkin ada kenaikan harga jual seiring peningkatan harga bahan baku, tetapi kami tidak bisa menaikkan seenaknya, karena harus memperhitungkan pula kompetitor. Harga tembaga memang akan naik, meskipun ada pula yang memprediksi turun di kisaran Oktober nanti. Untuk antisipasi itu kami tidak akan stok banyak-banyak, sesuai kebutuhan saja, ungkapnya.(api)