Juru Bicara Presiden bidang Hubungan Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan perjalanan Presiden akan dimulai ke India pada 24-26 Januari, lalu berlanjut ke Davos hingga 30 Januari.
"Kunjungan ke India untuk memenuhi undangan Presiden India dan memanfaatkan kunjungan ini untuk lebih mempererat kerjasama antara kedua negara. Presiden telah dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India, Manmohan Singh, dan menerima kunjungan dari sejumlah pejabat tinggi India," katanya dalam siaran persnya, hari ini.
Dia menambahkan sejumlah pejabat tinggi India yang akan bertemu Presiden, yaitu Wakil Presiden India, Mohammad Hamid Ansari, Ketua partai Oposisi India, Srimathi Sushma Swaraj, dan Ketua partai Koalisi India, dan Srimathi Sonia Gandhi.
Salah satu kegiatan penting di India, lanjut Faizasyah, Yudhoyono akan menyaksikan penandatanganan 17 MoU kerjasama antara pemerintah kedua negra di bidang politik, ekonomi, pendidikan, kebudayaan, dan teknologi.
"Selain pertemuan bilateral, Presiden juga akan menghadiri acara business forum. Acara yang akan dihadiri sekitar 500 pengusaha India dan Indonesia."
Sementara itu, tuturnya, kunjungan ke Davos, Swiss, akan diisi dengan agenda penyampaian pidato khusus oleh Presiden pada forum tingkat tinggi, pidato utama pada acara Energy Summit with the World's Top Energy CEOs, dan membuka Indonesia Co-Co Night: Celebrating the Spirit of Collaboration and Cooperation.
"Indonesia Co-Co Night diselenggarakan berdua oleh Indonesia dengan WEF dengan tujuan untuk lebih memperkenalkan Remarkable Indonesia."
Menurut Juru Bicara Presiden itu, kegiatan lain Yudhoyono selama di Davos adalah berbicara dalam dialog dengan para anggota International Business Council (IBC) dan International Media Council (IMC) WEF. (ea)