Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Astra Financial Bukukan Total Aset Rp185 Triliun pada 2023

Total aset Astra Financial naik 4,5% secara tahunan (year on year) dari sebelumnya Rp177 triliun pada 2022.
Pelunucran Tomi Online Services oleh  Toyota Astra Financial Services, Senin (12/12/2022)./Bisnis - Nabil Syarifudin Al Faruq
Pelunucran Tomi Online Services oleh Toyota Astra Financial Services, Senin (12/12/2022)./Bisnis - Nabil Syarifudin Al Faruq

Bisnis.com, JAKARTA — Astra Financial, divisi jasa keuangan dari PT Astra International Tbk membukukan total aset sebanyak Rp185 triliun pada 2023. Angka tersebut naik 4,5% secara tahunan (year on year) dari sebelumnya Rp177 triliun pada 2022. 

Peningkatan aset tersebut didukung oleh pertumbuhan portofolio bisnis perseroan pada sektor pembiayaan dan asuransi, serta pengembangan layanan keuangan berbasis digital. Astra Financial diketahui telah mengelola 14 perusahaan jasa keuangan di 8 sektor yakni pembiayaan, asuransi, perbankan, dana pensiun, teknologi financial, uang elektronik, digital ventura dan modal ventura.

Tidak hanya itu, Direktur Astra dan Director-in-Charge Astra Financial Suparno Djasmin mengatakan capaian Astra Financial juga berkat dukungan semua pihak. 

“Pencapaian Astra Financial selama empat dekade berkat dedikasi manajemen, karyawan, serta mitra usaha, yang didukung penuh oleh pemangku kepentingan yaitu pelanggan, regulator, media dan pihak lain yang telah memberikan kepercayaan kepada Astra Financial selama ini,” kata Suparno dalam keterangan resminya dikutip, Rabu (27/3/2024). 

Adapun dari sektor pembiayaan, lini bisnis Astra Financial telah menyalurkan dana sebanyak Rp128 triliun yang mana tumbuh 14% yoy dibandingkan 2022. Tak hanya itu,  FIFGROUP yang bergerak di bidang pembiayaan kendaraan roda dua mampu mencatatkan laba Rp4,1 triliun meningkat 29% yoy dibandingkan 2022.

Kemudian, perusahaan pembiayaan kendaraan roda empat yaitu PT Astra Sedaya Finance (ACC) dan Toyota Astra Financial Services (TAF) mencatatkan laba Rp2,3 triliun atau meningkat 24% yoy dibandingkan pada 2022.

Perusahaan pembiayaan alat berat yakni Surya Artha Nusantara Finance (SANF) dan Komatsu Astra Finance (KAF) juga mencatatkan laba Rp178 miliar meningkat 75% yoy dibanding pads 2022.

Untuk sektor asuransi, perusahaan asuransi umum Asuransi Astra mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 14% yoy menjadi Rp1,4 triliun. Di sisi lain, perusahaan asuransi jiwa Astra Life mencatatkan peningkatan premi bruto sebesar 2% yoy menjadi Rp6,1 triliun.

Pada sektor perbankan, terdapat Bank Jasa Jakarta yang membukukan total aset sebesar Rp11,2 triliun dengan penyaluran pinjaman senilai Rp 3,8 triliun pada 2023. 

Kemudian layanan  digital perbankan yang diluncurkan pada November 2023, Bank Saqu telah mencatatkan 500 ribu pengguna hingga Februari 2024.

Dari sisi sektor dana pensiun, pengelolaan dana pensiun oleh Dana Pensiun Astra mencapai lebih dari Rp15 triliun.  Lalu sektor teknologi financial, Maucash mencatatkan penyaluran pembiayaan Rp3,1 triliun dengan 20 juta unduhan.

Sektor uang elektronik, AstraPay mencatatkan Gross Transaction Value (GTV) senilai Rp42 triliun dengan lebih dari 12 juta pengguna. Sektor digital ventura, Moxa sebagai Astra Financial Wealth Hub, mencatatkan GTV Rp3,9 triliun dengan 19,7 juta unduhan. 

Di sisi lain, SEVA yang merupakan platform pencarian mobil dari Astra Financial dengan total GTV lebih dari Rp11,7 triliun dengan penjualan 24 ribu mobil kepada konsumen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper