Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Multifinance Perketat Sistem Keamanan Jelang Tahun Baru, Antisipasi Serangan Siber

Sejumlah perusahaan leasing melakukan peningkatan keamanan jelang pergantian tahun.
Ilustrasi leasing kendaraan bermotor./ Dok Freepik
Ilustrasi leasing kendaraan bermotor./ Dok Freepik

Bisnis.com, JAKARTA — Beberapa perusahaan multifinance turut memperkuat sistem keamanan jelang tahun baru. Hal tersebut untuk mengantisipasi serangan siber yang mungkin terjadi jelang liburan Tahun Baru 2024. 

Seperti halnya PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) atau Adira Finance yang mengaku memiliki program dan tata kelola keamanan teknologi informasi secara berkesinambungan.

“Khusus untuk Natal dan Tahun Baru kami meningkatkan intensitas monitoring sistem keamanan tersebut,” ungkap Chief Financial Officer (CFO) Adira Finance Sylvanus Gani Mendrofa kepada Bisnis, Minggu (31/12/2023). 

Gani mengatakan Adira Finance juga tetap menyediakan layanan 24 jam untuk Dering Adira Finance selama libur Natal dan Tahun Baru 2024, sehingga konsumen dapat tetap menghubungi layanan Dering Adira Finance untuk permintaan informasi ataupun penyampaian keluhan di hari libur. Terlebih Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut jelang natal dan tahun baru banyak terjadi penipuan lantaran Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) biasanya libur. Dengan demikian ketika nasabah ditawari suatu akan kesulitan melakukan verifikasi.

Tidak hanya itu, Gani mengatakan jelang libur tahun baru juga kerap terjadi penipuan terkait lokasi atau cara pembayaran angsuran dan nomor layanan Call Center Adira Finance. Oleh sebab itu, perseroan secara aktif menginformasikan perihal channel layanan resmi Adira Finance, antara lain: Dering Adira Finance 1500511, Email : [email protected], Whatsapp Adira Finance 08118115811, Instagram AdiraFinanceID, Facebook Adira Finance. Nasabah juga bisa pergi ke kantor cabang Adira Finance terdekat. 

Direktur Keuangan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. (WOMF) Cincin Lisa Hadi mengungkapkan pihaknya juga turut memastikan semua perangkat keamanan selalu berjalan serta melakukan monitoring utilisasi untuk mengantisipasi serangan siber. 

“Kami selalu memastikan update terkait pembaharuan software dan database security. Serta meningkatkan security awareness dengan melakukan webinar dan pemberitahuan masal,” ungkap Cincin saat dihubungi Bisnis, Minggu (31/12/2023).

Tidak hanya itu, Cincin juga mengatakan perseroan telah melakukan sosialisasi terkait libur  Natal dan Tahun Baru di semua kantor jaringan agar konsumen maupun calon konsumen perusahaan dapat mengetahui waktu layanan perusahaan. Selain itu perusahaan juga menghimbau agar calon konsumen dapat melakukan pengajuan melalui aplikasi Kawan sebagai salah satu digital platform resmi perusahaan. Hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya penipuan bagi konsumen maupun calon konsumen WOM Finance. 

WOM Finance juga mengimbau kepada konsumen maupun calon konsumen agar melakukan segala transaksi melalui media resmi yang telah, seperti pembayaran cicilan melalui e-commerce, gerai minimarket dan beragam kanal pembayaran lainnya. Perusahaan pun menghimbau agar masyarakat tidak memberikan data pribadi seperti OTP, NIK dan data pribadi lainnya kepada pihak yang tidak dikenal. 

Rully Setiawan, selaku Direktur Finance & Business Relationship Mandiri Utama Finance (MUF) juga memastikan perseroan memiliki sistem manajemen keamanan informasi yang disusun berdasarkan arahan induk usaha dan regulator, yang meliputi tata kelola, proteksi, dan operasional keamanan sistem informasi. 

“Penanganan ancaman serangan siber dilakukan dengan melengkapi tata kelola, sejumlah perangkat proteksi, dan juga tim operasional yang melakukan pemantauan, pendeteksian, dan penanganan insiden keamanan informasi. Dalam masa libur Natal dan Tahun Baru,” kata Rully saat dihubungi Bisnis, Minggu (31/12/2023). 

Dia menambahkan MUF melalui tim Security Operations Center (SOC) tetap melakukan pemantauan dan pengendalian keamanan informasi selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, termasuk hari libur.

MUF juga telah mengantisipasi hal-hal tersebut seperti nasabah kesulitan melakukan verifikasi, di mana layanan Mufcall 1500824 dan Mufmail [email protected] tetap beroperasional. Nasabah juga dapat menghubungi MUF Online Assistant (MONA) yang tetap beroperasional secara normal. 

“Sebelumnya, kami juga telah memberikan edukasi kepada nasabah perihal kewaspadaan terhadap modus penipuan kepada Nasabah dan untuk masyarakat. MUF menghimbau agar tetap selalu waspada atas segala modus penipuan yang saat ini mulai marak terjadi. Salah satu cara pencegahan di awal yaitu membatasi diri dengan tidak mudah percaya atas informasi-informasi yang disampaikan pada akun-akun atau platform yang tidak resmi dan segera melakukan pelaporan kepada pihak berwajib apabila telah terdapat indikasi penipuan,” paparnya. 

Selain itu, Rully mengatakan MUF tidak pernah meminta nasabah untuk melakukan segala bentuk transaksi pembayaran dengan cara transfer ke rekening pribadi. MUF juga selalu memberikan bukti pembayaran resmi atas segala bentuk transaksi

“Pastikan petugas/pihak yang mengatasnamakan MUF selalu menggunakan tanda pengenal MUF dan membawa surat tugas resmi dan tetap waspada terhadap segala informasi yang disebarkan melalui platform tidak resmi,” tutup Rully.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper