Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Laba bersih OCBC turun tipis 1,77%

JAKARTA: Laba bersih induk Oversea-Chinese Banking Corp Ltd (OCBC), induk usaha PT Bank OCBC NISP Tbk, turun tipis 1,77% menjadi S$1,71 miliar pada 9 bulan pertama 2011.Berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan di Bursa Singapura hari

JAKARTA: Laba bersih induk Oversea-Chinese Banking Corp Ltd (OCBC), induk usaha PT Bank OCBC NISP Tbk, turun tipis 1,77% menjadi S$1,71 miliar pada 9 bulan pertama 2011.Berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan di Bursa Singapura hari ini, laba tersebut setara dengan dengan Rp12,05 triliun, menurun dari S$1,74 miliar pada periode yang sama tahun lalu.Laba inti perusahaa (core net profit), yang dikurangi pendapatan dari penjualan properti noninduk di Bassein Road, Singapura, turun 4% menjadi S$1,68 miliar hinga September dari S$1,74 miliar.Di sisi lain, pendapatan bunga bersih perseroan tumbuh 14% menjadi S$2,48 miliar pada akhir September dari sebelumnya S$2,17 miliar."[Peningkatan pendapatan tersebut] didukung kuatnya pertumbuhan pinjaman di seluruh pasar utama," ujar manajemen perusahaan yang dipimpin CEO David Conner itu dalam keterbukaan informasi tersebut.Peningkatan pendapatan berbanding terbalik dengan penurunan transaksi perdagangan efek melalui perusahaan yang anjlok hingga 81% dan penurunan keuntungan asuransi jiwa sebesar 11%.Penurunan kedua akun tersebut diklaim akibat kondisi pasar keuangan yang sangat bergejolak, khususnya pada kuartal III.Bank OCBC NISP, anak usaha OCBC, justru membukukan peningkatan bunga bersih 12,44% menjadi Rp578,63 miliar pada 9 bulan pertama 2011 dari periode sebelumnya Rp514,6 miliar.Saham OCBC di Singapura, yang berkode sama dengan namanya, terkoreksi 0,16 poin atau 1,93% ke S$8,14 sore ini.Saham Bank OCBC NISP, yang juga berkode NISP di Bursa Efek Indonesia, terkoreksi 40 poin atau 3,51% ke Rp1.100 di tengah koreksi bursa global hingga sore ini. (Bsi)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper