Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kadin minta aturan baru cek kargo ditunda

JAKARTA: Kadin Indonesia meminta pemerintah meninjau dan menunda penerapan pemeriksaan kargo di Bandara Soekarno-Hatta oleh agen inspeksi yang ditetapkan/regulated agent.

JAKARTA: Kadin Indonesia meminta pemerintah meninjau dan menunda penerapan pemeriksaan kargo di Bandara Soekarno-Hatta oleh agen inspeksi yang ditetapkan/regulated agent. Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto menyatakan penundaan tersebut harus dilakukan sampai segala fasilitas pendukung siap. “Supaya aliran kargo domestik maupun internasional tidak terganggu,” katanya melalui siaran pers hari ini. Kadin menyampaikan permintaan tersebut terkait pelaksanaan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara No. SKEP/255/IV/2011 yang ditindaklanjuti dengan penetapan Surat Edaran Kepala Kantor Administrator Bandara Internasional Jakarta Soekarno-Hatta tertanggal 3 Mei 2011. Peraturan itu mengenai implementasi Regulated Agent di Bandara Soekarno-Hatta yang mulai berlaku tanggal 16 Mei 2011. Suryo menyatakan saat ini hanya ada tiga agen inspeksi yang melakukan pemeriksaan kargo dan pos yang sebelumnya dilayani oleh delapan operator gudang dengan volume kargo dan pos sekitar 920 ton per hari. Setelah melakukan peninjauan ke lapangan, Kadin Indonesia menilai fasilitas ketiga agen inspeksi pelaksana pemeriksaan kargo dan pos di bandara masih jauh dari standar keamanan penerbangan dan bahkan lebih rendah dari fasilitas operator pergudangan lini satu yang sekarang melakukan pemeriksaan kargo dan pos. Lokasi pemeriksaan agen yang berada di luar daerah lini satu, menurut Kadin Indonesia, juga membuka peluang penyusupan kargo dan pos yang belum diperiksa keamanannya. "Selain itu karena pemeriksaan oleh RA dilakukan di luar daerah lini satu, maka akan ada penanganan berulang dalam bongkar muat dan transport ke lisi satu yang berpotensi menimbulkan kerusakan kargo dan pos," katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Newswire

Topik

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper