Bisnis.com, DENPASAR—Kinerja Bank Mandiri Taspen Pos atau Bank Mantap sepanjang 2016 menunjukkan peningkatan signifikan tercermin dari tumbuhnya laba bersih perusahaan sebesar 125% menjadi Rp50,67 miliar dibandingkan tahun sebelumnya Rp24,4 miliar.
Menariknya, peningkatan laba signifikan itu terjadi justru ketika anak usaha Bank Mandiri dan Taspen net interest margin (NIM) turun menjadi 7,64% dari tahun sebelumnya masih sebesar 9,51%.
Direktur Finance & Risk Management Mantap Josephus Koernianto Triprakoso memaparkan kunci pertumbuhan laba itu disebabkan karena perusahaan berbasis di Denpasar ini berhasil menggenjot penyaluran kredit ke nasabah.
"Karena persaingan ketat sehingga dari sisi bunga kami agak penetrasi menurunkan dan bukan jor-joran. Mungkin ini yang mendorong kepercayaan nasabah lebih meningkat," jelasnya, Minggu (19/3/2017).
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, total kredit yang disalurkan pada tahun lalu mencapai Rp4,9 triliun, atau tumbuh 211% dibandingkan tahun sebelumnya Rp1,5 triliun. Dari total penyaluran itu, kontribusi dari Bali mencapai 2,7 triliun (55%), sedangkan luar wilayah Rp2,2 triliun (45%).